Sabtu, 15 Maret 2014

Cinta Melumpuhkan Logika

Membahas tentang cinta memang ngga ada habisnya. Kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman teman saya yang kandas cintanya. Teman saya adalah seorang pria yang taat oleh ajaran Al-masih, ia mencintai seorang gadis dari seorang anak pendiri pesantren. Cinta yang begitu dalam hingga akhirnya mereka dekat, cocok, nyaman dan pada akhirnya berpacaran. Sangat indah semua yang mereka rasakan, saling berbagi dan saling mengasihi, selalu bersama di setiap kesempatan. Bulan pertama semua indah hingga pada akhirnya orangtua dari si wanita menunjukan rasa kurang suka atas hubungan mereka. Benar saja, akhirnya mereka berdua dipaksa putuskan hubungannya oleh orangtua perempuan. Dilihat dari sisi lain, orangtua wanita memang mengambil keputusan yang benar. Mereka tidak bisa selamanya dalam keadaan yang pada akhirnya hanya akan menyisakan luka bagi keduanya. Pada dasarnya tasbih dan salib tidak akan bisa disatukan dalam satu hubungan yang suci, mungkin kedua orangtua wanita tidak ingin mereka terlalu larut dalam perasaannya. Pasti mereka berdua sudah mengetahui kalau ini salah dan akan berujung pada tangisan. Seperti terbang terlalu tinggi dan jatuh dengan sangat keras nantinya. Namun siapa yang kuat melawan cinta. Seperti halnya laba-laba jantan yang dimabuk cinta akan terus mengejar ngejar laba-laba betina, laba-laba betina awalnya akan menjauh, namun akhirnya laba-laba betina luluh dan akhirnya kedua laba-laba kawin, namun tragisnya setelah kawin kelamin laba-laba jantan akan rusak dan mati, lalu mayatnya akan dimakan si betina. Tidak jauh beda dengan belalang sembah, setelah kawin kepala belalang jantan akan di makan belalang betina. Mereka mati demi cinta. Apa serangga serangga itu tidak mendengarkan gosip kalau mereka kawin bakalan mati? Atau apa mereka tidak di nasehati orangtua serangga kalau mereka bakal mati setelah kawin?
Ngga manusia ngga hewan pasti mereka tau itu semua ada resiko, di setiap percintaan pasti ada resiko yang diambil. Cinta memang ngga buat buta, tapi ia melumpuhkan logika. Pasti semua tau hal buruk dan segala macam hal negatif dari tindakan mereka yang  diatas namakan dasar cinta. Namun mereka tidak terlalu kuat untuk melawan cinta. Terkadang apa yang membuat kita bahagia pada akhirnya kita agungkan dengan sebuah keikhlasan dan merelakan

0 komentar:

Posting Komentar